Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sukabumi, Yandra Utama Santosa, Jadi Narasumber Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan
SUKABUMI ΓÇô Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di salah satu hotel yang ada di Kota Sukabumi pada Jumat (31/7/2026). Agenda rutin masa reses yang menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota dan Kabupaten Sukabumi ini, ditujukan untuk menggugah kesadaran berdemokrasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu.
Dalam kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu (1/8/2026) tersebut, Heri Gunawan merangkul berbagai elemen organisasi pemuda, kemasyarakatan, hingga kelompok pekerja seni di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.
ΓÇ£Pada intinya kita menggandeng KPU selaku mitra Komisi II. Kita berharap ada pendidikan berkelanjutan terkait masalah pemilu agar partisipasi publik ke depannya bisa lebih baik, serta menggugah masyarakat untuk lebih memahami arti berdemokrasi,ΓÇ¥ ujar politisi yang akrab disapa Hergun tersebut di sela kegiatan.
Hergun menjelaskan, rangkaian sosialisasi ini diisi dengan dialog interaktif bersama sejumlah organisasi, di antaranya Pemuda Muhammadiyah, Tunas Indonesia Raya (TIDAR), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), hingga komunitas seniman se-Kabupaten Sukabumi. Sedikitnya ada 10 titik kegiatan serupa yang disiapkan untuk menjangkau kelompok masyarakat di Kota maupun Kabupaten Sukabumi.
Selain memberikan pemahaman nilai-nilai demokrasi, Hergun menyoroti pentingnya edukasi publik mengingat DPR RI mulai bersiap membahas Revisi Undang-Undang Pemilu. Ia menambahkan bahwa peran masyarakat tidak hanya terbatas pada menggunakan hak pilih di TPS, melainkan juga berpeluang aktif menjadi bagian dari penyelenggara pemilu adhoc di tingkat lokal.
Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sukabumi, Yandra Utama Santosa, yang didapuk sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, mendorong generasi muda dan pemilih pemula untuk lebih proaktif dalam menggunakan hak suara serta memahami sistem demokrasi di Indonesia.
Yandra menekankan pentingnya pendidikan pemilih guna memberikan pemahaman mendalam bagi generasi muda agar tidak sekadar menjadi penonton dalam setiap kontestasi politik.
ΓÇ£Alhamdulillah, kita tadi sudah berdiskusi dalam acara sosialisasi pendidikan pemilih. Ini sangat penting untuk pemahaman generasi muda terhadap sistem demokrasi di Indonesia. Mudah-mudahan sosialisasi pendidikan untuk pemilih pemula ini bisa bermanfaat bagi teman-teman yang hadir,ΓÇ¥ ujar Yandra.
Sebagai narasumber, ia menyoroti potensi besar porsi suara kaum muda yang mendominasi demografi pemilih saat ini. Dalam materi yang dipaparkannya di forum tersebut, Yandra menyebutkan bahwa kelompok usia 17 hingga 40 tahun mencakup sekitar 60 persen dari total mayoritas pemilih. Menurutnya, angka statistik tersebut menjadi bukti nyata bahwa masa depan arah kebijakan bangsa berada di tangan pemuda.
ΓÇ£Materi yang saya sampaikan tadi menekankan bahwa 60 persen mayoritas pemilih berada di rentang usia 17 sampai 40 tahun. Ini data yang sangat penting bagi kita bahwa penentu kebijakan hasil demokrasi adalah rentang usia pemuda. Oleh karena itu, kita harus bisa lebih proaktif dalam berdemokrasi,ΓÇ¥ tegasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi berkelanjutan ini, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sukabumi berharap kesadaran politik di kalangan pemuda terus meningkat. ΓÇ£Iya, sehingga mampu melahirkan kepemimpinan dan kebijakan publik yang pro-rakyat di masa mendatang,ΓÇ¥ tandasnya.
Masih di tempat yang sama, Pengurus Pusat (PP) TIDAR Bidang Hubungan Antar Lembaga, Muhammad Sayyid Agil mengatakan, kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Heri Gunawan ini, merupakan bukti nyata bahwa Partai Gerindra tidak pernah berhenti turun ke bawah untuk memberikan edukasi politik yang sehat.
ΓÇ£Pendidikan pemilih adalah fondasi utama dalam menjaga ritme kemenangan rakyat dan kualitas demokrasi kita. TIDAR hadir untuk memastikan anak muda, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat menjadi aktor utama pembawa perubahan,ΓÇ¥ tandasnya.
Eksekutif Muda dari Sayap Partai Gerindra ini menyebut bahwa forum ini menjadi wadah konsolidasi gagasan yang dinamis. Kehadiran lintas elemen, mulai dari Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sukabumi, jajaran DPD KNPI, perwakilan mahasiswa, hingga kader-kader muda menegaskan solidnya sinergi antara elemen strategis masyarakat Sukabumi.
ΓÇ£Sebagai wadah kepemudaan Gerindra, TIDAR menegaskan siap terus bergerak seirama dengan garis perjuangan partai dan arahan legislator di DPR RI, seperti Heri Gunawan, untuk memperkuat partisipasi politik kaum muda demi menyongsong masa depan Indonesia yang lebih maju,ΓÇ¥ pungkasnya.